Senin, 20 April 2009

Sepeninggal Asa

kucabik penuh luka hati ini
berharap pedih ini kan membawa suka
seketika sukma merintih
ini adalah luka cerita tentang asa

tiada guna benih kutanam
gersang tanah ini mengelabui

kugenggam separuh janji
tak inginku jika sirna
terkulai raga menopang hari
sepeninggal asa

(Moenthe Carlo)

6 komentar:

catatan salwangga mengatakan...

terkulai raga menopang hari, sepeninggal asa.

hmmm, boleh juga tuch. sal suka.

moenthe carlo mengatakan...

makasih mas,
itu lah yang saya rasa saat harapan itu sirna,hehehe..
ironis memang...hahaha...

Sastra mengatakan...

kugenggam separuh janji....
janji memang harus kita genggam sampai matiIya, nggak sob? Puisi yang nyentuh banget..Salam kenal

moenthe carlo mengatakan...

makasih bung !
salam kenal juga,
hasta la victoria siempre !!!

bravo sastra !!!

Anonim mengatakan...

sipp makasi...
hehe..
slm knl juga...

pephed adja de mengatakan...

persahabatn itu indah....
add my ym
kirb33@yahoo.com